Beranda > Catatan > Kado Cinta Buat Mama

Kado Cinta Buat Mama

Tidak tahu kenapa tiba-tiba aku teringat bunda. Bagaimana keadaan beliau sekarang, sudah putihkah rambutnya, sudah keriputkah wajahnya..
Tanpa dapat aku tahan, memory tentang bunda hadir satu persatu..Cubitan bunda ketika aku berbuat nakal pada teman-temanku, cubitan bunda ketika aku malas untuk belajar, cubitan bunda ketika aku tidak mau mengaji di masjid. Semua tentang bunda hadir tanpa mau berhenti.

Bunda,
Aku yang waktu kecil selalu merasa tidak bahagia punya bunda yang selalu mencubitku, pelit dan selalu memarahiku. aku iri pada teman-temanku yang selalu dimanja, minta ini dikasih, minta itu dibelikan. Pokoknya pada saat itu gambaran tentang mamaku adalah bunda
yang tidak begitu sayang pada anaknya.

Namun, waktu yang terus bergulir mengajariku banyak hal. Sekarang semua terasa berbeda. Aku sekarang sudah dewasa, Aku sudah bisa merasakan pahit dan manis kehidupan, aku sudah tahu tentang pesan tersembunyi dari sebuah kebaikan, dan aku pun sudah memahami tentang cinta dan ketulusan.
Bunda dunia ini sudah tidak sama lagi dengan waktu aku masih kecil. Sekarang aku tahu kenapa engkau mencubitku, sekarang aku pun tahu kenapa dulu engkau memarahiku.
Bunda, sekarang aku sudah dewasa. Setiap aku hendak melakukan kesalahan, kurasakan lagi cubitan dimasa lalu. Setiap dunia menggodaku ku ingat kembali amarahmu. Setiap aku lalai kuingat disiplinmu. Aku bangga dengan caramu menjagaku

Bunda, cubitanmu yang dulu kurasakan sakit ternyata itu adalah cinta.
Amarahmu yang bagai halilintar ketika aku berbuat usil ternyata itu cinta.
Bunda caramu mencintaiku butuh waktu lama untuk ku memahami.

Bunda, ingin sekali aku memijit kakimu yang lelah dalam menjalani liku hidup.
ingin sekali aku menggendongmu saat Engkau lelah dalam berjalan.
Bunda hanya tulisan ini yang bisa aku haturkan.
Tulisan ini adalah ungkapan dari ketulusan
Tulisan ini hadir karena gejolak cinta.
Tulisan ini adalah ungkapan bahwa engkau adalah pelita
Tulisan ini ada karena engkau menghuni seluruh ruang dijiwa.
Bunda, ini adalah ungkapan cinta yang luar biasa dengan bahasa biasa.
Ungkapan cinta putra kepada ibunda.

Semoga lebaran tahun depan aku bisa bersimpuh dan mencium tangan lembut dan penuh cinta.

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: